Kim Taehyung, Sang Raja Abadi dari klan vampir terkuat, telah menghabiskan ratusan tahun dalam kesunyian yang dingin sejak kematian permaisurinya. Namun, takdir memutar roda sekali lagi saat ia bertemu dengan Jeon Jungkook, seorang pemuda manusia biasa. Meski Jungkook sepenuhnya manusia, ia memiliki aroma omega yang memabukkan dan kebiasaan ganjil-seperti kecintaannya pada kegelapan dan cara ia menatap bulan-yang sangat identik dengan mendiang sang permaisuri.
Taehyung yakin: Jungkook bukanlah sekadar wadah, melainkan jiwa sang permaisuri yang terlahir kembali.
Bagi Jungkook, klaim Taehyung adalah kegilaan. Ia menolak menjadi "bayangan" dari masa lalu seseorang. Jungkook membenci cara Taehyung menatapnya seolah ia adalah barang pecah belah yang hilang. Namun, sang Raja Vampir tidak mengenal kata menyerah. Dengan kekuasaan dan cara-cara licik-memanipulasi lingkungan Jungkook hingga mengikatnya dalam kontrak tak kasat mata-Taehyung memaksa Jungkook masuk ke dalam sangkar emasnya.
> "Aku bukan dia, Taehyung! Berhenti mencintai mayat yang ada di kepalamu!" - Jungkook.
> "Kau adalah milikku, dulu, sekarang, dan selamanya. Jika kau lupa cara mencintaiku, maka aku akan memaksamu untuk mengingatnya." - Taehyung.
Setelah rentetan penolakan keras dan kemarahan Jungkook yang memuncak, Taehyung tiba-tiba berubah. Sang Raja yang dominan itu mulai menarik diri. Ia berhenti memaksa, berhenti muncul di hadapan Jungkook, dan hanya mengawasinya dari bayang-bayang terjauh.
Ironisnya, saat Taehyung menyerah dan membiarkan Jungkook "bebas", Jungkook justru merasa ada bagian dari dirinya yang tercerabut. Keheningan yang ditinggalkan Taehyung terasa lebih menyesakkan daripada obsesinya. Di tengah kesendirian itu, memori-memori yang bukan miliknya mulai menghantui mimpinya, memaksa Jungkook bertanya-tanya: *Apakah ia merindukan sang Raja, ataukah jiwanya yang telah lama mati mulai terbangun?*
---
Todos los derechos reservados