We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Rumah ke Rumah [Renjun]

Rumah ke Rumah [Renjun]

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 30, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Growth and Self-Discovery
Rendhika hanya ingin hidup dengan baik. Lahir di keluarga yang cukup mampu tak membuatnya merasa cukup. Mereka berbagi atap, tapi tak berbagi kasih sayang. Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman itu justru menjadi sesuatu yang paling membuat Rendhika tak nyaman. Tapi diluaran sana, Rendhika lebih tak nyaman. "Jangan keseringan minta maaf, Ren. Apalagi minta maaf atas kesalahan yang ga lo lakukan. Jangan mau jadi lemah." "Bukannya mau jadi lemah, tapi di dunia yang cukup sempit ini, semua orang punya kesalahan. Mereka baru pertama kali hidup."
All Rights Reserved
#116
jaeminnct
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Unexpectedly Yours
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Stealing My Husband
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • MOTHER
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Dua Langit Berbeda

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines