We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
THE WISH I REGRET

THE WISH I REGRET

  • WpView
    Reads 15,168
  • WpVote
    Votes 1,385
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
⚠️Cerita ini adalah bagian/Sequel dari cerita THE SHAPE OF MOTHERS (BOOK 1)⚠️ . . Karra pernah menjadi ibu... tanpa benar-benar bisa memiliki. Tiga tahun lalu, ia belajar mencintai dari kejauhan-merelakan anak yang pernah ia kandung untuk hidup bersama keluarga yang seharusnya. Dan kini, saat hidupnya terasa akhirnya utuh bersama Lucas di Kota Hargan, Karra percaya ia telah berdamai dengan masa lalu. Sampai sebuah kalimat sederhana berubah menjadi kenyataan yang kejam. Di usia kehamilan 24 minggu, tanpa rasa sakit, tanpa peringatan-bayinya harus lahir terlalu cepat. Terlalu rapuh. Terlalu dini untuk dunia ini. Kini, bukan lagi tentang merelakan. Melainkan tentang bertahan dan berjuang. Di antara bunyi mesin ruang NICU dan detik yang terasa seperti ancaman, Karra dihadapkan pada satu ketakutan terbesar-kehilangan... untuk kedua kalinya. Dan kali ini, ia bersumpah tidak akan melepaskan. Apa pun yang harus ia bayar.
Creative Commons (CC) Attribution
#6
wattpadindo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lautan Raya
  • Life after marriage •'bluesy
  • Metanoia (bluesy)
  • UNLABELED - Jenrina
  • Menantu Untuk Bapak ✔
  • Not Your Fault
  • Akan Ku Tunggu
  • æscape
  • Cerulean ✔
  • That's My Fault | Bluesy
  • Fleeting Colors in Flight [BLUESY]
  • Behind the Dashboard: F1
  • Enemy the Next Door
  • Soerawidjaja (Old Money Indonesia)
  • Pasutri, Kok Emosian? [Belum Di Revisi] ✓
  • CODE BLUE CRUSH
  • Kisah Cintaku [BLUESY]
  • Queen of Tears (Another Story)
  • THE SHAPE OF MOTHERS
  • Life with the Abbiyyans

[NA JAEMIN, KIM MINJEONG STORY] Sebagai seseorang yang berada di dalam lingkup yang sama, tentu hal wajar jika terjadi yang namanya jatuh cinta. Kebiasaan selalu berada di sisi masing-masing sepanjang waktu menjadi pemicu rasa itu tumbuh, lalu merembet tak terhentikan. Di Antropologi sendiri, nama sesama mahasiswanya, terlebih yang berada di dalam naungan himpunan, sering menyebut mereka dengan sebutan Kerabat. Sejatinya, Kerabat harus saling menjaga, bukan malah saling menaruh rasa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines