Last Moon
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2026
Di tengah lorong kampus universitas of drem, yang mulai temaram, Angkasa mencengkeram bahu Zavriel dengan tatapan menuntut yang biasanya sanggup membuat siapa pun tunduk, namun pemuda di hadapannya itu justru membalas dengan sorot mata sedingin es yang tak gentar sedikit pun. "Lo jangan larang-larang gua!" desis Zavriel tajam, menepis kasar tangan seniornya hingga suasana di antara mereka mendadak mencekam. Angkasa tersentak, rahangnya mengeras menahan frustrasi yang membuncah sebelum akhirnya ia membentak balik, "Gua ngelarang lo, karena gua suka sama lo! " Sebuah pengakuan yang hanya dibalas dengan senyum tipis penuh tantangan dari Zavriel, sebelum ia melangkah maju menipiskan jarak dan membisikkan peringatan yang membuat nyali Angkasa mendadak ciut, "coba aja, karena lo nggak akan pernah bisa menjinakkan apa yang nggak lo mengerti."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Lost Cael
  • 𝐍𝐞𝐧𝐞𝐧 𝟐。⁠*⁠♡
  • Eien Ijou
  • Halo Gus!!
  • De Andere Weg
  • Perfect Sister
  • 𝐋𝐨𝐯𝐞𝐫'𝐬 𝐒𝐜𝐡𝐨𝐨𝐥  || TF family 3rd generation
  • After the Fall
  • 𝐃𝐈 𝐁𝐀𝐋𝐈𝐊 𝐊𝐀𝐂𝐀𝐌𝐀𝐓𝐀 [𝐁𝐋]✓
  • GALAKSI

Marcel mengutuk orang yang telah menabrak ibu dan adiknya hingga tewas. Menyumpah pelaku tidak akan diberi kebahagiaan dalam hidupnya. Terus tersiksa. Terus mengalami luka yang lebih sadis dari yang ia alami sampai detik ini. Marcel bersumpah. Tapi ... takdir malah main-main dengannya. "KENAPA HARUS TUBUH INI, SIALAN?!" Deskripsi diubah 21 Maret 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines