Rekam
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2026
Tujuh belas detik. Hana tidak bermaksud merekam apa pun selain tugas sekolah yang membosankan. Tapi kamera tidak bohong, dan sekarang ada sesuatu tersimpan di galerinya. Masalahnya bukan cuma video itu. Masalahnya adalah lelaki yang ada di frame belakang rekaman itu sekarang duduk tiga bangku di depannya setiap pagi. Dan dia tahu Hana tahu. Bitung kota kecil. Semua orang saling kenal. Semua orang saling jaga rahasia. Hana bisa menghapus videonya. Bisa pura-pura tidak melihat apa-apa. Bisa jadi versi dirinya yang selama ini memilih aman. Tapi jari-jarinya tidak mampu menekan tombol hapus. Dan sekarang sudah terlambat. 'REKAM' adalah thriller remaja berlatar kota pelabuhan Bitung, tentang satu pilihan kecil yang mengubah segalanya, dan harga yang harus dibayar ketika seseorang akhirnya memilih untuk tidak diam.
All Rights Reserved
#2
bitung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Fraktal Rahasia
  • who i am?
  • Rerahsa Sawijining Ati
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Netra : The Untold Story
  • SORA ATMAJA
  • PANGEKAT GETIH
  • The Rules!
  • Trace of Tears

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines