NAZ'HAYA ZEYYRAND

NAZ'HAYA ZEYYRAND

  • WpView
    Bacaan 5
  • WpVote
    Undian 0
  • WpPart
    Bahagian 2
WpMetadataReadMatangSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Rab, Jun 17, 2026
mengisahkan seorang gadis muslimah bernama aifara,yang kini tinggal di bawah sayap keluarga zeyyran.Terpaksa menerima perjodohan yang tertuang dalam surat terakhir sang ayah membuat ia masuk ke dalam kehidupan seorang pria yang tidak pernah berharap ada siapapun yang mengganggu dunianya sendirian. kehidupan bersama setelah pernikahan arza selalu memperlakukan dia seolah tidak ada disana-tidak pernah menoleh padanya,bahkan ketika ada yang berbicara tentang aifara dia akan langsung mengalihkan topik atau pergi meninggalkan tempat itu. Arza benar benar tidak pernah mengakui keberadaannya _tidak pernah memberi perhatian sedikitpun , semua usaha aifara untuk menghangatkan hati pria itu hanya berbalik pada rasa sakit yang mendalam. Rasa sayangnya yang tulus dan sepihak tidak pernah mendapatkan tempat dihati yang dingin seperti es _seolah dia memang tidak layak untuk diperhatikan,bahkan tidak layak untuk dianggap sebagai bagian dari hidupnya.
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • The Villain Mother
  • Be My Wife
  • My Celestia [ON GOING]
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Hello, KKN!
  • The Last Yes!
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi