The Road To Santri
~ Ali: Seorang anak biasa yang di masukkan oleh orang tuanya di pesantren karena ingin seperti dan melebihi kakaknya, yang merupakan alumni di sana.
~ Furqon: Seorang anak kyai, dan seorang ketua geng motor. ia menyesali dengan dirinya yang merubah hidupnya, ia akan memperbaiki dirinya yang baru agar bisa seperti ke 2 kakaknya, melebihi abahnya, dan memberikan yang terbaik untuk adik adiknya.
~ Fathur: Anak orang kaya yang kehilangan orang yang ia anggap sahabat membuatnya tidak ingin memasuki pesantren karena tidak ingin kehilangan Sahabat yang kedua kalinya.
~ Alif: Anak dari pemilik pesantren sekaligus asisten geng motor yang diketuai oleh Furqon, ia tidak ingin masuk pesantren milik abahnya sendiri karena tidak ingin diketahui oleh teman temannya bahwa dia adalah anak pemilik pesantren.
~ Nabil: Seorang anak yang tinggal di pelosok desa bersama kedua orang tuanya, beserta saudaranya. Di kehidupannya yang sangat sederhana, Ia menganggap dirinya hanya memberatkan beban orang tuanya, dia memutuskan untuk masuk pssantren agar tidak memberatkan beban kedua orang tuanya.
~ Ihsan: Anak kacamata yang menjadi anggota di geng motor. Suatu hari, Ia merusak fasilitas di sekolahnya, tidak hanya itu, ia juga merusak fasilitas - fasilitas di tempat lain, dan juga membegal orang lain. Orang tuanya yang lelah melihat kelakuan anak nya itu memutuskan memasukkannya ke pesantren agar ia memperbaiki sopan santunnya kepada orang lain.
Di dalam pesantren, mereka tidak hanya menghafal Al Qur'an, mereka juga mempelajari pelajaran pelajaran di sekolah pada umumnya.
Sebuah novel tentang perjuangan 6 Sahabat menjadi seorang Hafidz Qur'an, perjuangan meraih mimpi mimpi mereka dan meraih erat tali persahabatan mereka,
Selamat membaca!