Harry Potter and The Calabria Legacy

Harry Potter and The Calabria Legacy

  • WpView
    Lecturas 13,747
  • WpVote
    Votos 1,717
  • WpPart
    Partes 53
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 3, 2026
WpInfo
Fanfic
Wizarding World: Harry Potter
Wizarding World: The Marauders
"Tahukah kamu kapan kamu akan mati? Bagaimana? Dan kenapa?" Kai Serin Calabria, gadis dari asrama Gryffindor, Half-Blood. Di tahun yang sama dengan Golden Trio. Tidak ada yang tahu masa lalunya, keluarganya. Namun dia seolah-olah mengetahui semua hal, dia bisa membuat seseorang yang keras kepala sekalipun, bergantung padanya. "... Apa enaknya hidup abadi? Dan kenapa kita harus mati?" - Kai Serin Calabria Dimulai dari tahun ke-empat, alur lambat/cepat dan acak-acakan. Kalau ada typo, mohon ditandai. Kalau ada salah cerita/timeline, tolong beritahu. ⚠⚠⚠ Remember that there are two types of men in this world: gentle men, and wild beasts. But believe me, here you will find more wild beasts. #10 Harry Potter dari 4,7 rb (April) #6 Draco Malfoy (21 April 2026) #1 Draco Malfoy (23 April 2026) #7 OC (25 April 2026) #6 OC (26 April 2026) #5 Dark (29 April 2026) #3 Draco Malfoy (3 Mei 2026) #1 Ron Weasley (4 Mei 2026)
Todos los derechos reservados
#20
harrypotter
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • PAMENGKU | NOMIN
  • Rewriting The Villain (END)
  • Your Daddy My Husband
  • I'm Not Just a Figuran
  • Obsession Overdose
  • A House Between Us
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Given || Ju Jihoon
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Possessive Male Lead

Sejak peristiwa itu, para sesepuh menetapkan satu pantangan yang tak pernah berani dilanggar. Tak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi puluhan tahun silam. Yang tersisa hanyalah cerita-cerita "konon" yang diwariskan dari mulut ke mulut. Tentang malapetaka yang selalu datang ketika kedua pamengku berdiri di pendapa yang sama. Tak seorang pun berani mempertanyakan kebenarannya. Hingga Manggala Paramayoga mulai bertanya... Apakah pantangan itu benar-benar ada?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido