RUMAH ADALAH KAMU [ Forcebook]
Force Jiratchapong dan Book Kasidet tumbuh bersama sejak taman kanak-kanak. Mereka bertetangga, naik mobil van yang sama setiap pagi, dan menghabiskan sore di bawah pohon mangga yang membelah dua halaman rumah mereka.
Force yang ceria, jahil, dan selalu melindungi.
Book yang manis, pendiam, dan hanya nyaman di samping Force.
Semua terasa sederhana-sampai mereka tidak lagi sekecil itu.
Perasaan yang dulu hanya sebatas genggaman tangan di taman bermain mulai berubah menjadi tatapan yang terlalu lama dan cemburu yang tidak bisa dijelaskan. Tapi kedewasaan membawa jarak. Kesalahpahaman, pilihan hidup, dan kata-kata yang tak pernah terucap memisahkan mereka.
Tahun-tahun berlalu.
Saat mereka bertemu kembali, dunia tidak lagi sesederhana pagar putih di masa kecil. Luka telah tumbuh. Rasa telah berubah. Dan tidak ada yang tahu apakah rumah yang dulu terasa hangat itu masih ada.
Karena kadang, cinta pertama bukan tentang siapa yang datang lebih dulu.
Tapi tentang siapa yang tetap tinggal.