Half of My Breath

Half of My Breath

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 13, 2026
Sejak kecil, Liora selalu kehilangan orang-orang yang ia cintai. Satu per satu... tanpa alasan yang bisa ia pahami. Sampai akhirnya ia percaya- bahwa dirinya adalah awal dari setiap perpisahan. Hingga ia bertemu dengan seseorang yang seharusnya ia hindari. Seorang pria yang hidup di dunia gelap, tanpa hati, tanpa belas kasih. Bersamanya, Liora berjalan menuju neraka. Namun justru di sanalah... ia menemukan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Dan untuk pertama kalinya, ia ingin melawan takdir yang mengatakan bahwa ia akan berakhir sendirian. Cerita ini terinspirasi dari karakter game GTA 5 roleplay yang dibuat putrirp yaitu Leassa Mishima dan don vito yang di mainkan oleh CEOKOPAT ALTER EGO. Alurnya yang kubuat hampir sama dan beberapa poin kubuat sama, tapi beberapa termasuk nama dan alur yang kurasa gak make sense buat di real life dan pengen ku rubah dan kuceritakan secara lebih jelas dengan alasan semasuk akal mungkin. jadi terasa beda dengan yang di peran kan di game. untuk alur ceritanya nya maju mundur ya gais karena pengen liatin masa lalu karakter utamanya. happy reading ^_^
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines