secarik kertas
"Kau... tuli?"
Gerak bibirnya jelas, hampir berlebihan.
"Tidak bisa mendengar?"
Alisnya terangkat sedikit, seperti bertanya sesuatu yang baginya sudah punya jawaban.
Jimin menatapnya.
Ia membaca setiap bentuk kata itu dengan akurat. Tidak ada yang terlewat.
Lalu Yoongi berhenti sejenak.
Sudut bibirnya naik tipis. Bukan senyum, lebih seperti ejekan yang malas.
Mulut itu kembali bergerak.
"Cacat?"