Golden Hierarchy

Golden Hierarchy

  • WpView
    Reads 3,188
  • WpVote
    Votes 262
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Di Veritas Academy, nilai bukanlah satu-satunya hal yang menentukan posisi seseorang. Ada sesuatu yang lebih kuat, lebih tak terlihat, namun mengendalikan segalanya. Hierarchy. Sistem tak tertulis yang membagi siswa menjadi kasta sosial sempurna para elite di puncak, pengikut di tengah dan mereka yang tak terlihat di dasar. Semua orang mematuhinya tanpa pernah benar-benar mempertanyakan kenapa. Di puncak tertinggi berdiri Alvero Kairos, ketua Student Council yang nyaris dianggap sempurna. Ia bukan hanya pemimpin, ia adalah standar. Di sisinya, Nayara Elowen, putri pendiri sekolah yang hidup dalam sorotan tanpa pernah diberi kesempatan menjadi dirinya sendiri. Selama bertahun-tahun, keseimbangan itu tidak pernah tergoyahkan. Sampai seorang siswa beasiswa datang. Liora Navira. Ia tidak mengenal aturan tak tertulis Veritas Academy. Tidak tunduk pada status. Tidak peduli reputasi. Dan tanpa sengaja, ia mulai meretakkan sistem yang selama ini dianggap abadi.
All Rights Reserved
#27
hierarchy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines