In Another Life
"Yang mati tidak pernah berbohong."
Bagi Anne Calestine, seorang dokter forensik, kematian selalu meninggalkan jawaban yang pasti. Tak ada kutukan, tak ada sihir, dan tak ada keajaiban yang tidak bisa dijelaskan oleh sains. Setidaknya, itulah yang selalu ia yakini.
Semuanya berubah saat pemerintah membentuk tim ekspedisi untuk mengungkap misteri reruntuhan kerajaan kuno yang baru ditemukan. Anne ditunjuk sebagai ketua tim forensik. Di sanalah ia dipertemukan dengan Max Laurent, seorang arkeolog yang percaya bahwa sejarah menyimpan lebih dari sekadar angka dan fakta. Anne memercayai bukti. Max memercayai legenda.
Keduanya tak pernah sepakat dalam hal apa pun. Namun, sejak artefak-artefak kuno mulai diangkat dari kegelapan tanah, batas antara logika dan kemustahilan perlahan memudar.
Mimpi yang terasa terlalu nyata. Suara asing yang memanggil nama yang tak pernah mereka kenal. Hingga sudut-sudut reruntuhan yang mendadak terasa begitu akrab. Sebuah rahasia yang telah terkubur selama berabad-abad kini menggeliat, bersiap untuk ditemukan kembali.
Semakin dalam mereka menggali, semakin jelas bahwa yang mereka bangkitkan bukan sekadar sejarah, melainkan masa lalu yang seharusnya tetap terkubur. Karena terkadang, ada takdir yang tak pernah benar-benar usai. Ia hanya bersabar, menunggu waktu untuk menemukan jalannya pulang.
"Ke mana pun dan kapan pun... aku akan terus mencarimu."