Aku Bukan Pilihannya

Aku Bukan Pilihannya

  • WpView
    Odsłon 129
  • WpVote
    Głosy 15
  • WpPart
    Części 7
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pon., sie 10, 2026
WpInfo
Fikcja
LGBTQIA+
O gejach
Biseksualność
Romans
Gemini tahu sejak awal bahwa Fourth tidak pernah melihatnya lebih dari sekadar teman. Tapi, semakin hari mereka semakin dekat, dan Gemini mulai berharap-walau tahu harapan itu tak punya masa depan. Sementara itu, Fourth jatuh cinta... tapi bukan pada Gemini. Bukan aku yang dia cari. Bukan aku yang dia mau. Karena pada akhirnya... aku bukan pilihannya. ---
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#191
fourth
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Auto Save! [END]
  • PROYEK SATU TAHUN
  • Setelah Mama Menikah [END]
  • The Pinky Boy
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Ritual Rasa
  • (BL) Political Hostage Becomes the Emperor's Male Consort《质子为妃》
  • Trouble Maker[END]
  • Transmigrasi  Ren
  • Lysander Lowell De Villiers

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści