Tidak ada tawar menawar pada adat istiadat, silsilah turun temurun dari tetua dahulu kala.
Diturunkan dari generasi ke generasi tradisi, norma, sosial, dan etika, hal tidak tertulis yang memang harus dipatuhi, dihargai, dihormati, juga diikuti.
Dan itulah juga yang menjadi penyebab menyatunya dua insan pada sebuah pernikahan yang tidak pernah mereka berdua bayangkan.
"Lo mau di nikahakan kayak gini?, ga kan, makanya tolak bego. Bantu gue ngomong jangan diam aja kayak orang bisu"
Ucap Bian pemuda manis yang kini wajahnya memerah karna amarah.
"Turuti saja mereka, jika semua sudah selesai, kita bercerai"
DISCLAIMERS ⚠️
__Tulisan ini merupakan karya fiksi yang didasari imajinasi Author tanpa ada maksud tersembunyi ataupun menggiring opini. Mohon untuk tidak menyalin, mengambil, atau mengunggah ulang tulisan/cerita ini dalam bentuk apapun. Adapun kesamaan nama tokoh, latar tempat dan latar waktu, semua itu hanyalah sebuah kebetulan.
^_^
Cerita BXB
Kebijakan pembaca diharapkan,
Komen, vote, dan follow yaa
Pappay....
All Rights Reserved