Perfume [END] Info Pembelian di Bio

Perfume [END] Info Pembelian di Bio

  • WpView
    Reads 7,414
  • WpVote
    Votes 381
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Sun, Aug 23, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Di dunia yang menilai segalanya dari penampilan, hidup menjadi tidak adil bagi mereka yang dianggap "tidak sempurna." Aluna, seorang gadis sederhana dengan wajah yang sering menjadi bahan ejekan, telah lama hidup dalam bayang-bayang orang lain. Ia terbiasa ditolak, diabaikan, dan dipandang sebelah mata. Hingga suatu hari, ia menemukan sebuah botol parfum misterius tanpa label-hanya aroma lembut yang terasa... berbeda. Saat parfum itu disemprotkan, hidupnya berubah. Wajahnya menjadi begitu cantik-sempurna, bahkan melampaui imajinasi siapa pun. Dunia yang dulu menolaknya kini berbalik memujanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrasi: Pick Me Girl
  • Chasa, Antagonis?
  • Crimson Midnight
  • Rewriting The Extra's Fate [END]
  • Le Voile Lilas : The Secret Behind Lavender
  • THE OTHER WAY
  • RUINED BY DEVOTION
  • Character Not Found
  • Transmigrasi Amoorea [ HIATUS ]
  • My Brother Is the Villain

"Well, well, well... Lihat siapa yang ngerasa jadi ratu di sini." Di SMA Nusantara International, Aurelia Alexander hanyalah sebuah keset kaki berlapis emas. Meskipun berstatus sebagai pewaris tunggal konglomerat properti raksasa, dia rela menjadi babu premium bagi geng The Royals dan membiarkan dirinya dicuci otak oleh pacar benalunya demi mendapat pengakuan. Namun saat jiwa Aurel yang asli menyerah, tubuh itu kini diambil alih oleh seorang mahasiswi psikologi cerdas sekaligus mantan pembully elit yang baru saja tewas akibat kecelakaan motor. Tidak ada lagi Aurel si gadis penurut yang gampang menangis. Berbekal trik manipulasi psikologi, kekayaan tak berseri, dan senyum kepolosan palsu ala gadis pick me yang mematikan, dia siap menghancurkan mental musuh musuhnya sampai mereka memohon ampun. Kebrutalan berkedok malaikat ini rupanya memancing insting buas Zayyan Mahendra, kapten basket arogan pewaris tahta bisnis yang akhirnya menemukan lawan main paling sepadan. "Kalian ngerasa jadi pemangsa? Sayang sekali, kalian baru aja bangunin monster yang salah."

More details
WpActionLinkContent Guidelines