Arts Meet Spotlight | Hyunjin x Karina

Arts Meet Spotlight | Hyunjin x Karina

  • WpView
    Reads 3,395
  • WpVote
    Votes 709
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 5, 2026
WpInfo
Fanfic
Stray Kids
aespa
Alternate Universe (AU)
Kpop
Catherine terbiasa dilihat oleh semua orang. Sam terbiasa melihat-lalu mengabadikannya. Catherine Stewart adalah wajah yang dikenal dunia-sempurna, tenang, dan tak tersentuh. Samuel Harvey adalah pelukis yang lebih memilih diam daripada menjelaskan apa yang ia rasakan. Mereka bertemu di sebuah galeri-tanpa sengaja, tanpa rencana. Satu percakapan singkat. Satu tatapan yang terlalu lama. Dan satu lukisan yang seharusnya tidak pernah ada. Ketika Catherine tanpa sadar menjadi inspirasi, dan Sam mulai melihat lebih dari yang seharusnya ia lihat, batas antara pengamatan dan perasaan perlahan memudar. Dan di sisi lain-untuk pertama kalinya, Catherine tidak merasa sedang dilihat oleh dunia. Ia hanya... dilihat. Bukan sebagai aktris. Bukan sebagai wajah di layar. Tapi sebagai seseorang yang tidak perlu sempurna. Sementara bagi Sam-untuk pertama kalinya, apa yang ia lukis bukan sekadar apa yang ia lihat... melainkan apa yang ia rasakan.
All Rights Reserved
#29
straykids
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Forgive Me | FreenBecky [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Rewriting The Villain (END)
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • PREGNANT (DewTee)
  • Love me or die
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Journey
  • Obsession Overdose

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines