Di sebuah sudut warung kopi yang remang, lima sekawan-Raka, Dimas, Rio, Juna, dan Gani-sedang asyik membahas fancam terbaru dari grup idol favorit mereka. Di antara mereka, Raka adalah yang paling vokal. Baginya, dunia idol bukan sekadar hobi, tapi obsesi.
"Gila, sinkronisasi mereka keren banget," cetus Raka sambil menyeruput kopinya. "Eh, dipikir-pikir kita berlima kan jago dance gara-gara sering ikutan cover dance. Gimana kalau kita sendiri yang bikin idol group? Pasti pecah!"
Teman-temannya tertawa, menganggap itu hanya banyolan malam hari. Namun, tawa mereka terhenti saat seorang wanita elegan dengan aura otoriter yang kuat melangkah mendekat. Ia memperkenalkan diri sebagai seorang produser bertangan dingin yang sedang mencari talenta baru untuk proyek ambisiusnya. Tanpa ragu, ia mengiyakan celetukan Raka. "Saya suka energi kalian. Datang ke kantor saya minggu depan."
Todos os Direitos Reservados