Sebastian King

Sebastian King

  • WpView
    Reads 14,350
  • WpVote
    Votes 1,664
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2026
Bagi Sebastian King, rumah sakit rehabilitasi ini hanyalah kandang besi yang membosankan-sampai ia menemukan Rose Blair. Rose bukan sekadar dokter baginya, wanita itu adalah napas, cahaya, dan satu-satunya alasan mengapa darah di dalam tubuh Sebastian masih mengalir. Obsesi Sebastian melampaui batas kewajaran. Ia memuja setiap langkah Rose, menghafal setiap helai rambut hitamnya, bahkan menghitung setiap helai bulu matanya. ​Namun, dunia Sebastian runtuh saat mawar itu hancur di depan matanya. Rose tewas, terjatuh dari lantai enam dengan tubuh yang membentur lantai dingin. Di saat itulah, Sebastian King menyadari satu hal yang menghancurkan jiwanya, Kehilangan Rose jauh lebih menyakitkan daripada sakau yang pernah ia rasakan. ​Ketika seorang pria tua di rel kereta menawarkan kesempatan mustahil, Sebastian tidak berpikir dua kali. Ia rela menjual jiwanya, membuang kewarasannya, dan menyerahkan segalanya demi memutar waktu. ​"Look at me, Rose. Look at how pathetic I am. I'm begging you... please, stay alive."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • Almost Married (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Chasing Sanara
  • The Villain's Mother
  • De Andere Weg (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • The Last Yes!

Serayu harus merelakan tubuhnya digunakan sebagai objek pemuas dari pria bernama Banyuadjie layaknya seorang pelacur. Namun, semuanya tidak bisa se-sederhana itu ketika keduanya ternyata pernah mengarungi bahtera rumah tangga sebelum pengadilan agama memutuskan semuanya. Lima tahun berlalu setelah surat perceraian itu dikabulkan oleh pengadilan agama. Pernikahan singkat antara Serayu dan Banyuadjie seolah masih meninggalkan setumpuk permasalahan yang masih rumpang. Apalagi setelah calon bayi mereka meninggal lalu di hari yang sama surat gugatan dari Serayu dilayangkan tanpa kesepakatan. Luka, dendam, dan cinta yang masih tersisa seolah melebur menjadi satu. Lalu semuanya semakin rumit ketika Serayu tahu bahwa sampai kapan pun dia bukanlah wanita yang diinginkan oleh Banyuadjie.

More details
WpActionLinkContent Guidelines