BORROWED STAR - DAENGSUNG

BORROWED STAR - DAENGSUNG

  • WpView
    Reads 2,236
  • WpVote
    Votes 265
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 9, 2026
seiren adalah bintang yang jatuh tepat dipelukan jareth arthell. seiren begitu indah, hangat, dan terlalu sempurna. sampai akhirnya ia harus kembali ke pelukan sang langit yang memang sudah sejak lama menunggunya. namun, apakah seiren akan berbalik dan kembali pada jareth? atau sang langit akan menarik paksa bintangnya? β•°β”ˆβž€ MYUNG JAEHYUN AS 𝗝𝗔π—₯π—˜π—§π—› 𝗔π—₯π—§π—›π—˜π—Ÿπ—Ÿ β•°β”ˆβž€ PARK SUNGHO AS π—¦π—˜π—œπ—₯π—˜π—‘ 𝗔𝗨π—₯π—˜π—Ÿπ—œπ—’
All Rights Reserved
#92
jaehyun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After You Loved Me
  • Kost Destiny
  • we met again too late | myungnyangz/kkeomchiz
  • μ‚΄μ•„ 남아
  • EXCEPTION ; ANXIN - LEO βœ…
  • just for the papers (daengsung/myungnyangz)
  • court-side chemistry (daengsung/myungnyangz)
  • A KISS BETWEEN SHADOWS (Kkeomchiz)
  • ANONYMOUS - daengsung
  • Cuman Sahabat | TaesJae

Dinikahi oleh bocah? Itu bukan hadiah yang ku inginkan!! Aku masih cukup muda-meski umurku sudah berkepala dua. Dua puluh tiga tahun, mahasiswa semester empat, dengan hidup yang menurutku sudah cukup sempurna. Aku bisa menghasilkan uang sendiri dari novel-novel yang kutulis, punya mimpi, dan tak pernah merasa membutuhkan seseorang untuk melengkapiku. Sayangnya, orang tuaku berpikir sebaliknya. Dengan alasan nama besar keluarga, aku dipaksa menerima perjodohan yang bahkan sudah ditentukan sejak aku kecil. Aku pikir aku akan menikah dengan orang yang tenang, dan rasional. Seperti tokoh-tokoh yang sering kutulis di novelku sendiri. Tapi kenyataannya jauh dari itu. Aku justru dinikahkan dengan seorang laki-laki yang bahkan belum lulus SMA. Awalnya aku ingin menolak mentah-mentah. Hingga aku melihat wajahnya. Sikapnya yang sopan. Senyumnya yang hangat. Cara bicaranya yang terdengar tulus, dan juga pertemuan singkat kami di cafe pusat kota malam itu. Aku tak tahu seperti apa kepribadiannya sebenarnya. Tapi sejauh ini, dia terlihat... baik. Atau setidaknya, itulah yang ingin ia perlihatkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines