We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
CATATAN AZZAHRA [On going]

CATATAN AZZAHRA [On going]

  • WpView
    Reads 3,193
  • WpVote
    Votes 148
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 16, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Contract Relationship
Marriage and Divorce
Slice of Life
Kisah wanita matang yang menikah dengan dokter duda ganteng beranak satu. Menikah dengan dalih perjodohan, berjuang demi kedewasaan yang dipaksakan, menata hidup sepetak-petak dengan setiap piluh air mata disetiap langkahnya menimbulkan trauma yang bertumpuk, tanpa kesembuhan yang berarti. Dongeng kehidupan Azzahra yang dapat dibaca melalui catatan kroniknya. (bonus) puisi jika Azzahra senggang untuk mencoret-coret diary April 2026 © msvalentinee
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • De la luna
  • Antara Rapat dan Rasa
  • M O N O K R O M
  • KEIK
  • ANDARA: BETWEEN US
  • Pengantin Pengganti (Completed)
  • Ring In Secret
  • Mana untuk Athfar? [SELESAI]
  • SEMBAGI ARUTALA [END]
  • Unspoken Loud
  • 𝓦𝓮𝓭𝓭𝓲𝓷𝓰 𝓟𝓪𝓹𝓮𝓻 [End]
  • Catatan Kaki dari Pojok Kanan Belakang
  • COMPLEMENT [END]
  • Impression of ABC
  • Normalnya, Ini Tidak Normal (END)
  • Heather
  • Padam Nelangsa
  • Sirna | Park Sungjin AU
  • Brought It To An End
  • Gigi Bungsu

"Kenapa gak kalian jadiin aja sih hubungan kalian, kan sama-sama jomblo?" Ucap Mba Marta saat kami sedang makan siang di pantry. Kami hanya saling bertatapan dan Laluna memilih untuk mengalihkan pandangannya dan membiarkan pertanyaan kali ini dijawab oleh orang lain, lelah juga harus menjawab pertanyaan yang sama berulang kali. "hahaha, lo orang yang ke sekian ta nanya kayak gitu." celetuk Mas Bagas sambil terbahak dan menepuk punggung kenan "gw juga bingung kenapa gak nikah aja sih kalian ken?" lanjutnya. "Udah ah balik ke meja ntar di cariin Bu Yola." seru ku mengalihkan pertanyaan Mas Bagas dan Mba Marta. Saat kami sudah kembali di cubicle masing-masing sebuah pesan masuk ke smartphone ku. "Iya ya Lun, kenapa kita gak nikah aja ya? Lo mau nikah sama gw?" "jangan gila lo ken? sana cuci muka, masih ngantuk kayaknya lo" balas ku sambil melotot kearahnya yang berada di pojok dekat ruangan Bu Yola. #cover from google

More details
WpActionLinkContent Guidelines