We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Yang Tertinggal Dari Kita

Yang Tertinggal Dari Kita

  • WpView
    Reads 1,594
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
Secret/Surprise Baby
Slice of Life
(On Going) Mereka pernah saling mencintai dengan cara yang tidak pernah mudah untuk dilupakan. Sampai akhirnya semuanya harus berakhir tanpa penjelasan, tanpa perpisahan yang benar-benar selesai. Syaima pergi, membawa luka yang tidak pernah ia ceritakan kepada siapa pun. Luka yang perlahan tumbuh menjadi sesuatu yang hidup. Ia belajar bertahan sendiri, kehilangan keluarga, kehilangan arah, dan memulai hidup baru dengan sesuatu yang menjadi satu-satunya alasan ia tetap kuat. Lima tahun kemudian, seseorang dari masa lalu itu kembali. Membawa pertanyaan yang seharusnya sudah lama ia tanyakan. Tapi sayangnya tidak semua yang kembali, bisa memperbaiki apa yang sudah hancur. Karena dari mereka, ada sesuatu yang tertinggal. Copyright © 2026 by Sherina AM
All Rights Reserved
#10
masalah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Clause of Us
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)
  • Círculo del Destino
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]
  • Silent Traces by the Sea
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • ONESHOOT 21+

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines