You are the first

You are the first

  • WpView
    Reads 228
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2026
Cinta pada pandangan pertama-itulah yang Joana rasakan saat pertama kali bersitatap dengan teman sekelasnya, Savian Ardana. Tatapan singkat itu entah bagaimana mampu meninggalkan kesan yang sulit ia jelaskan. Namun, Joana mana mungkin mengakui bahwa dirinya jatuh cinta. Ia terlalu malu. Lalu Savian-cowok pendiam yang diam-diam selalu memperhatikan Joana. Dengan caranya sendiri, ia mencoba mendekati gadis itu sedikit demi sedikit. Bukan dengan kata-kata manis atau tindakan besar, melainkan melalui perhatian kecil. Sayangnya, ada satu hal yang kurang dari diri Savian: keberanian. Savian tidak pernah benar-benar berani mengungkapkan perasaannya kepada Joana. Ia takut-takut jika pengakuannya justru membuat Joana menjauh darinya. Takut jika hubungan yang selama ini terasa nyaman justru berubah menjadi canggung. Karena itu, Savian memilih diam. Menyimpan perasaan itu rapat-rapat di dalam hatinya. Lalu, sampai kapan mereka akan terus seperti ini? Akankah Joana berani mengakui perasaannya sendiri? Dan akankah Savian menemukan keberanian untuk mengatakan apa yang selama ini ia pendam? Atau... mereka akan terus saling menyimpan rasa, tanpa pernah benar-benar tahu apa yang ada di hati masing-masing?
All Rights Reserved
#639
sungjake
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MUKTI AGUNG
  • After the Fall
  • The Lost Cael (Selesai)
  • ENVELOVE
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • PERIHELION
  • Tsundere Maniak Susu
  • Sialan, Ko Jadi Gini?! [END]
  • Bodyguard Salah Alur
  • Halo Gus!!

(Manipulatif, redflag) Terjadi penggerebekan di sebuah desa terpencil yang jauh dari kota, para warga desa berbondong-bondong mendatangi sebuah rumah saung yang terletak ditengah hamparan sawah yang ditumbuhi jagung. Laura berusaha menjelaskan, bahwa tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Mukti di rumah saung itu, namun tidak ada satupun yang mempercayai ucapannya, bahkan kedua orang tuanya pun tak percaya. Diam-diam, Mukti tersenyum melihat keputusasaan Laura, mungkin dikampung ini, hanya gadis itu yang tau bagaimana gilanya dia. "Rantai bernyawa ini, bakal susah dilepasin neng." bisik Mukti di telinga Laura.

More details
WpActionLinkContent Guidelines