UNIT 415

UNIT 415

  • WpView
    Reads 227
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 10, 2026
Khai Harva Matheo namanya, kata orang-orang sih kalau kamu baru bertemu dengan Khai, jangan tatap matanya, nanti terpesona. Walaupun ia memiliki sifat yang kurang mengenakkan namun tidak menutup mata orang-orang kebanyakan bahwa ia memiliki visual yang terlampau hebat. Bagi Shane Makiya Malik yang baru saja menginjakkan kaki di SMA Marybelle ini sih terdengar hiperbola, namun ternyata Khai yang telah menjadi perbincangan saat ia memasuki sekolah barunya ini berada didalam kamar barunya yang akan menjadi tempat tinggalnya selama kurang lebih 1.5 tahun kedepan-ah... roomate ya ? KEONHYEON | 040526
All Rights Reserved
#93
sanghyeon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • intimate feeling
  • Gebetan : Gebet Mantan
  • REPEATED
  • Baby's Ex-Mafia
  • Dosen Bucin (Sudah Terbit)
  • Serendipity
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • Happiness [Completed]
  • LION [21++]
  • The Honeymoon Is Over [FIN]

Impian Karin adalah menjadi istri dari seorang pria kaya, yang memiliki rumah sendiri. Agar ia bisa bebas bercinta dengan sang suami atau bisa menggunakan daster tali satu dimana saja, tanpa dilirik sinis oleh mertuanya. Karin bisa mendapatkan suami kaya itu, namun tidak bisa diajak bercinta dimana saja. Karena pria yang melamarnya, maksudnya majikan perempuan yang melamarnya untuk dijadikan istri dari anaknya, karena anaknya adalah gay. Itu berita yang beredar di media. Walaupun Karin tidak tahu itu benar atau tidak. Namun, masalahnya majikan perempuan itu mendesaknya, apalagi itu anak laki-laki satu-satunya. Jadi, apa yang harus Karin lakukan? Disaat bersamaan, Keluarga Karin nya juga membutuhkan uang? "Ini, beneran gua bakal jadi perawan tua?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines