Embrace To Love

Embrace To Love

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Pelukan itu mulai aku rasakan, menjalar keseluruh tubuhku kehangatan yang menyelimuti. Rasa nyaman aku rasakan, damai bagai disurga. Aku suka setiap dia memelukku. Bagaimana dia melindungiku. Dan bagaimana dia membelaku. Tuhan aku mencintai pria ini. “aku akan selalu bersamamu”. Kata-kata itu bagai mantra penenang. Rasanya damai. Dia bilang akan selalu bersamaku. Tuhan aku akan sangat berterimakasih untuk itu. “terimakasih” lirihku membalas pelukannya dengan erat, seakan aku tak akan rela pelukan ini lepas begitu saja. Karna mungkin saja besok aku tidak bisa memeluknya. . . Ayah.. ayah bisa lihat aku sangat menginginkan pria ini. dia memelukku ayah, seperti ayah dulu. Dia yang melindungiku ayah, aku tidak merasa sendirian setiap dia bersamaku. Aku mencintaiya ayah.. aku ingin ayah bertemu pria ini, aku yakin ayah akan menyukainya. Dia sangat baik.. dan tampan. Dia bagai malaikat penjagaku ayah.. aku sangat menginginkannya. Tapi... aku takut ayah, sangat takut.. aku takut pria ini akan menderita bersamaku... apa aku bisa egois meminta kepada tuhan agar dia selalu disampingku? Tapi.. aku tidak bisa ayah... dia akan sangat menderita... itu yang aku takutkan. Tapi aku lebih takut jika tidak bisa merasakan dekapannya lagi.. aku harus bagaimana ayah?...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sebentar Saja
  • AFTER (COMPLETE)
  • Perjalanan Cintaku...
  • Maudya (Mencari Cinta & Kebahagiaan)
  • Terlalu rumit
  • My Baby Without Father (Di Pindahkan Ke Dreame/Innovel)
  • ALA
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • Rumah Sepasang Luka ✓

Tiba tiba dia terisak, dan aku meraih tangannya dan menggenggamnya "Aku tak mau berpisah denganmu" katanya dan langsung memelukku "Kita harus berpisah saat ini, tapi kita akan bertemu lagi, aku janji padamu, dan ketika nanti bertemu, kita akan saling melepas kan rindu sepuasnya, aku janji padamu" aku pun memeluknya erat, dan kukecup keningnya.. Kami berpelukan cukup lama.. Tiba tiba dia memanggilku dengan sebutan yang belum pernah kudengar sebelumnya.. "Sayangku, kamu tak akan melupakan aku kan?" Tanyanya Aku pun terkejut saat dia memanggilku "sayang" pertama kalinya "Iya, aku tak akan melupakanmu sayangku" aku pun membalas panggilannya "Biarkan aku memelukmu" katanya padaku Aku pun memeluknya dengan erat dan membiarkan dia menangis di pelukanku.. Aku pun mendekat kan wajahku ke wajahnya, dan aku mencium keningnya dan serasa tak ingin melepasnya

More details
WpActionLinkContent Guidelines