"nama lo siapa?" "Sagara, panggil gara juga boleh" "Serius? Nama kita mirip" "Gala Gara? Iya ya. Jangan jangan kita sebenarnya kembar yang terpisah? Haha.." "Kedengarannya agak plot twist ya.." Galaksi. Lelaki yang Sagara temukan duduk sendirian di bangku taman, basah kuyup diterpa hujan. Raut wajahnya datar, tanpa harapan. Tanpa sadar, langkah Sagara mendekat. Tanpa aba-aba, ia mengangkat payung birunya, melindungi kepala lelaki itu, sementara punggungnya sendiri rela menerima derasnya hujan. ‼️NOT BXB‼️ ‼️ BROMANCE AND BROTHERSHIP AREA‼️
Mais detalhes