Serendipia

Serendipia

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2026
"Menemukan sesuatu yang indah, tepat saat kamu tidak mencarinya." Ada hal-hal yang terjadi... tanpa pernah meminta izin. Datang diam-diam, lalu menetap lebih lama dari yang seharusnya. Tiga langkah. Tiga arah. Tiga hati yang tidak pernah saling mencari. Namun entah bagaimana dipertemukan. Senyum yang menyembunyikan sesuatu, Tatapan yang mencari arti Dan kehadiran... yang tidak pernah direncanakan. Semua terasa ringan di awal. Seperti tidak akan terjadi apa-apa. Sampai akhirnya- waktu mulai berbicara. Dan kenyataan, perlahan membuka dirinya. Karena tidak semua hal tidak datang untuk tinggal. Beberapa ada yang hanya datang untuk singgah sesaat. Namun cukup- untuk meninggalkan sesuatu yang tidak bisa dilupakan. Dan di saat semuanya terlambat untuk dihentikan- barulah mereka mengerti. Bahwa semua ini, bukan sekadar pertemuan. Ini adalah sesuatu yang sejak awal, tidak pernah bisa mereka hindari.
All Rights Reserved
#305
pejuang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Survive as The Protagonis Little Wife [BL]
  • Container for heirs
  • The Memories [OSH FF]
  • Pesan Terakhir ✔
  • ✓ END | Ashes of Fate [ ABO ]
  • Unexpected Husband || Completed [✓]
  • 1200 Detik [ End ] ✅
  • Journey
  • I'm Not Just a Figuran
  • TOXIC BOYFRIEND

[BUKAN NOVEL TERJEMAHAN] Ardian Hall secara tidak sengaja bertransmigrasi ke dalam sebuah novel sebagai karakter pria pendukung, istri dari sang male lead yang tergila-gila dengan sang protagonis. Ardian menyadari bahwa dirinya di cerita asli adalah sosok yang melakukan berbagai hal buruk atas nama cinta, hingga akhirnya menemui akhir yang tragis. Namun kali ini, Ardian merasa semuanya masih bisa diperbaiki. Ia pun menetapkan satu tujuan sederhana: menjauh dari sang protagonis dan villain dan menjalani hidup dengan tenang sebagai "vas hias" yang tak mencolok. Tetapi rencananya perlahan mulai berantakan. Male lead yang seharusnya jauh darinya justru semakin mendekat...bahkan tanpa sadar mulai masuk ke dalam kehidupannya sedikit demi sedikit hingga berbagi setengah tempat tidurnya. Ardian memang berhasil menjadi "vas". Tapi bukan sekadar pajangan biasa, melainkan vas yang dicintai, dijaga, oleh sosok yang seharusnya membencinya. Dan itu... jelas sudah keluar dari rencananya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines