









Tumbuh di lingkungan yang sama, berlari di jalanan yang tak pernah benar-benar sepi, dan tertawa pada hal-hal kecil yang kini hanya tinggal kenangan. Waktu membawa mereka ke bangku SMA, saat seragam berubah, dan dunia tak lagi sesederhana dulu. Di sanalah perasaan mulai tumbuh diam-diam, tanpa suara, tanpa pengakuan. Mereka mencintai dalam diam, karena ada satu hal yang lebih mereka takutkan daripada penolakan- kehilangan persahabatan yang telah mereka bangun sejak mereka belum tahu apa-apa tentang dunia. Ini bukan hanya kisah tentang cinta. Ini adalah cerita tentang tumbuh bersama, tentang janji kecil yang diuji waktu, tentang enam nama yang terikat dalam satu perjalanan. Dan ketika perasaan tak lagi bisa disembunyikan, akankah mereka tetap berjalan berdampingan, atau harus merelakan satu sama lain demi sebuah kebahagiaan yang tak pernah mudah?
More details