We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
EUNOIA

EUNOIA

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 15, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
College and University
First Love
Slow Burn
"You came into my life like a storm and I don't know why I let you stay." Bagi Rafael, Valerie adalah kakak co-fasilitator yang terlalu sempurna untuk diabaikan. Perhatian, supel, cantik, dan selalu punya cara membuat orang di sekitarnya merasa nyaman. Masalahnya, Valerie tidak pernah melihatnya seperti itu. Di matanya, Rafael hanyalah teman Owen, adiknya. Bocah tengil yang sering numpang makan di rumahnya, memenuhi ruang tamu dengan suara berisik, dan hobi koleksi hot wheels. Padahal di luar sana, Rafael dikenal sebagai mahasiswa Hubungan Internasional yang ambisius. Anggota BEM, pengurus himpunan, delegasi Model United Nations, dan langganan berbagai kompetisi akademik. Namun saat berada di dekat Valerie, semua gelar itu seakan hilang.
All Rights Reserved
#4
hubunganinternasional
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • SAGA
  • The Last Yes!
  • Politik Ranjang [TAMAT]
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Night Calls
  • Círculo del Destino
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines