Masih Seperti Yang Dulu ( On Going )

Masih Seperti Yang Dulu ( On Going )

  • WpView
    Reads 1,427
  • WpVote
    Votes 186
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2026
Sudah lama Yaya mengagumi sosok laki-laki tampan yang sering datang ke rumahnya itu. Terkadang masih menggunakan seragam SMA, pria bernama Aldo dan satu lagi teman kakak laki-lakinya bernama Sean bermain ke rumah orang tuanya. Bahkan Yaya jadi akrab dengan dua teman kakaknya itu saking seringnya mereka datang. Keakraban itu berlangsung selama bertahun-tahun. Aldo sudah menganggap Yaya seperti adiknya sendiri. Mereka sangat akrab hingga terkadang pria playboy itu menceritakan tentang pacar-pacarnya pada Yaya. Namun, hubungan baik bak kakak adik itu rusak dalam sekejap. Ketika mereka tidak sengaja menghabiskan malam bersama. Pria itu akan segera bertunangan. Dan Yaya yang sadar Aldo hanya menganggapnya tak lebih dari seorang adik akhirnya memilih pergi. Bagaimana kisah mereka selanjutnya Cerita ini sequel kedua dari cerita saya sebelumnya yang berjudul Sang Pengganti. Ini cerita adiknya Radit, Yaya dan Aldo. Temannya Radit dan Sean. Start 6 April 2026
All Rights Reserved
#123
luka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benci, tapi Cinta, tapi Benci
  • Meet Again (On Going)
  • Trapped With You 2 ( You For Me ) On Going
  • His Whore
  • Play Pretend
  • Sang Pengganti ( On Going )
  • Pembantuku Miliarder ( On Going )
  • ooh, My Darling i love you
  • Menolak Asmara
  • Gadis Kupu-Kupu

Ada orang yang ditakdirkan untuk menjadi jodoh kita, tapi ada pula orang yang dilahirkan untuk menjadi cobaan hidup kita. Aku sudah bersama cobaan hidup yang menyebalkan itu sejak lahir. Kebahagiaan iblis itu sebagian besar didapatkan dari penderitaanku. Setelah menjadi korban perundungan fisik dan verbal saat masih kanak-kanak, aku sama sekali tidak pernah membayangkan bahwa suatu saat di masa dewasa, manusia minim akhlak itu akan manjadi pasangan hidupku. Ternyata garis tangan itu tidak bisa diduga ujungnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines