Punten, Lo Siapa?

Punten, Lo Siapa?

  • WpView
    Reads 228
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 14, 2026
seonwoo eden as Sennu Aldenpunya segalanya wajah rupawan, koleksi mobil mewah, dan status sebagai "Pangeran Es" di SMA Highgate Academy Jakarta. Tapi siapa sangka, di balik imej stoiknya, ia adalah anak Jaksel yang buta arah, hobi main kelereng bareng bocah komplek, dan lebih memilih nongkrong di warung kopi daripada di lounge hotel milik ayahnya. Di sisi lain, ada han maru as Aruna Mahesa Pemuda asal Bandung yang rela bangun jam dua subuh demi memikul ikan di pasar sebelum berangkat sekolah. Dengan tatapan tajam dan logat Sunda yang lembut, Aruna datang ke Jakarta hanya dengan satu misi mempertahankan beasiswa dan lulus dengan tenang. Pertemuan mereka dimulai dari sebuah bakwan goreng di pinggir jalan dan sebuah pertanyaan sederhana "Pohon beringin belok mana ya, Bang?" Dua dunia yang berbeda 180 derajat terpaksa bersinggungan. Antara gengsi anak konglomerat yang kesepian dan kegigihan anak rantau yang mandiri. Di tengah kerasnya rimba beton Jakarta, apakah si Pangeran Jaksel akhirnya menemukan "kompas" hidupnya pada sosok pemuda dari Pasir Koja?
All Rights Reserved
#6
hanmaru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines