ANAK BUNGSU YANG SELALU SALAH
Dari luar, hidup Stella Cornelia Agatha terlihat biasa saja-anak perempuan pendiam yang tinggal bersama ayah, kakak, serta nenek dan kakeknya, menjalani hari seperti anak-anak lain. Tapi... apakah benar sesederhana itu?
Di balik sikap diamnya, Stella menyimpan cerita yang tidak semua orang tahu. Dulu, keluarganya terlihat utuh. Hangat. Penuh tawa. Tapi semuanya berubah saat pertengkaran mulai jadi hal biasa, hingga akhirnya orang tuanya berpisah. Ibunya pergi, rumah mereka hilang, dan Stella harus tumbuh di lingkungan yang penuh emosi bersama ayah yang keras dan sulit ditebak.
Sejak saat itu, Stella belajar untuk diam. Menyimpan semuanya sendiri. Karena baginya, berbicara justru terasa lebih sulit daripada menahan.
Lalu... apakah hidupnya akan selalu seperti itu?
Di sekolah, Stella yang sulit berbaur perlahan menemukan arti "tidak sendirian". Dimulai dari Salma, teman pertama yang datang tanpa banyak tanya. Lalu Kalyla, yang juga punya luka dan sering jadi bahan ejekan. Tiga anak perempuan dengan cerita berbeda... tapi saling menemukan tempat untuk bertahan.
Namun, apakah persahabatan saja cukup untuk menghadapi semua yang Stella alami di rumah?
Bagaimana jika luka yang ia simpan semakin dalam?
Dan apakah Stella akan terus memilih diam... atau suatu hari berani menghadapi semuanya?
Ini bukan sekadar cerita tentang masa kecil.
Ini tentang luka, keluarga, dan bagaimana seseorang belajar bertahan di tengah keadaan yang tidak selalu baik-baik saja.
Jadi... sebenarnya, sekuat apa Stella?
Dan... sampai kapan ia bisa terus menahan semuanya sendirian?
All Rights Reserved