Teknofobia

Teknofobia

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Di abad ke-21 ini, tembok pemisah di antara manusia dengan teknologi semakin kabur. Bahkan mungkin kita sudah berada di titik dimana manusia tidak bisa lagi dipisahkan dari teknologi. Sebagian besar dari umat manusia merasa terbantu dengan adanya teknologi yang semakin maju seiring bertambahnya waktu. Berkat ditemukannya listrik, mesin-mesin, internet, robotika, dan juga kecerdasan buatan, kehidupan di masa kini menjadi terasa jauh lebih mudah ketimbang dengan kehidupan di zaman nenek moyang kita. Banyak sekali orang yang memuji, mengagung-agungkan, hingga memuja-muja teknologi di zaman sekarang ini. Berkat kecanggihan dan juga kepraktisannya, mereka merasa jika manusia tidak perlu lagi merasakan kesedihan, kesulitan, dan juga kesengsaraan. Namun apa yang jarang mereka katakan selama ini adalah dampak buruk teknologi di kehidupan mereka. Dimana tidak sedikit dari manusia yang justru merasa jika teknologi telah membunuh hidup mereka, baik secara langsung maupun pelan-pelan.
All Rights Reserved
#827
teknologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Chana's Transmigrasi
  • Drama di Pintu Kosan
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • BACKSTREET
  • Mission
  • REGAN's Crazy Wife

Dirinya takut jika untuk kedua kalinya ia mati.. "Berhubung lo udah sadar, sekarang cepet kerjain tugas lo!". Chana menggeleng cepat, tidak ingin melakukan apapun yang pernah dilakukan oleh pemilik tubuh ini yang dulu! Sargas mengangguk, bibirnya membentuk senyum sinis yang kentara. "Oke kalau gitu berarti lo emang udah siap video lo pas gerak di atas gue di liat semua orang" Anj- 5yy Chana melotot, menatap garang pada Sargas yang malah menunjukkan ekspresi penuh kemenangannya. Dirinya menatap lelaki itu dengan pandangan memohon, "A-aku bakalan gantiin uang yang udah kamu kasih". Chana menatap mantap pada Sargas, ia akan mengganti uang lelaki itu, jadi impas kan? Sargas tertawa sinis. " Emang lo mampu?" Warning! Don't repost my story. Yang COPY PASTE/PLAGIAT kena denda 100 juta. Cari ide itu gak gampang! Thank you.t

More details
WpActionLinkContent Guidelines