Teknofobia

Teknofobia

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2026
Di abad ke-21 ini, tembok pemisah di antara manusia dengan teknologi semakin kabur. Bahkan mungkin kita sudah berada di titik dimana manusia tidak bisa lagi dipisahkan dari teknologi. Sebagian besar dari umat manusia merasa terbantu dengan adanya teknologi yang semakin maju seiring bertambahnya waktu. Berkat ditemukannya listrik, mesin-mesin, internet, robotika, dan juga kecerdasan buatan, kehidupan di masa kini menjadi terasa jauh lebih mudah ketimbang dengan kehidupan di zaman nenek moyang kita. Banyak sekali orang yang memuji, mengagung-agungkan, hingga memuja-muja teknologi di zaman sekarang ini. Berkat kecanggihan dan juga kepraktisannya, mereka merasa jika manusia tidak perlu lagi merasakan kesedihan, kesulitan, dan juga kesengsaraan. Namun apa yang jarang mereka katakan selama ini adalah dampak buruk teknologi di kehidupan mereka. Dimana tidak sedikit dari manusia yang justru merasa jika teknologi telah membunuh hidup mereka, baik secara langsung maupun pelan-pelan.
All Rights Reserved
#676
teknologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAK SENGAJA 21+ (END)
  • 𝐞𝐧𝐞𝐦𝐲 𝐭𝐨 𝐥𝐨𝐯𝐞𝐫𝐬 || 𝐒𝐀𝐋𝐃𝐈𝐊✨
  • IBU SAMBUNG ANAKKU 21+ (END)
  • One-shot
  • mata batin
  • sixteen sister ⁴⁸
  • OLFY{J} || Brothership
  • Kembar Yang Berbeda (Arivin & Faisal)
  • ONE SHORT STORY 21+
  • SLAVE🔞 (END)

(21+) Adegan mengandung kata-kata kasar Ardian Syalendra 27 tahun sesorang dokter spesialis bedah jantung. Lelaki dingin dan suka ke club hanya untuk melepaskan penat Reina Adinda Karina 25 tahun seorang pegawai di sebuah instansi swasta. Gadis yang cantik dan polos

More details
WpActionLinkContent Guidelines