Leah pikir sebutir permen adalah bentuk pengampunan. Ia tidak tahu, bahwa benda manis itu justru menjadi tiket menuju altar obsesi yang akan mengurungnya seumur hidup. Empat tahun berlalu dalam bayang-bayang tragedi. Bilik dosa yang dulu menjadi saksi bisu kini berubah menjadi penjara tanpa jeruji. Ayahnya tewas dalam fitnah, hartanya disita, dan imannya hancur berkeping-keping di bawah kaki penguasa baru. Demi nyawa ibunya, Leah terpaksa menjadi gundik Maximilian Spencer-pria sosiopat yang menganggapnya sebagai berhala untuk dikurung. Satu-satunya jalan keluar adalah dengan membuat Maximilian muak. Leah akan membuang kesuciannya, menjadi wanita paling murahan, dan menghancurkan citranya sendiri. Sayangnya, Maximilian justru menyukai kehancuran. "Berdoalah, Leah. Karena di sini, akulah satu-satunya Tuhanmu." 🔞Dark Romance murni, bijaklah dalam membaca 🚩❗
More details