Dua Hati Sukma (R)

Dua Hati Sukma (R)

  • WpView
    Reads 1,255
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2026
Arasukma Cavi berusaha tetap tegar menjalani pernikahan tanpa anak. Sembilan tahun berjalan, rumah tangganya dan Mawintang Hadi harus menghadapi tantangan pahit. Wintang tidak bisa mendapatkan keturunan bukan karena rahim Sukma bermasalah, justru karena pria itu sendiri yang mandul. Suatu saat, sahabat lama Wintang, Kanara Vatir, kembali dari hidup senang-senangnya di Los Angeles, dan menjadi pendengar yang baik untuk Wintang yang hampir kehilangan rasa percaya diri. Setiap cerita yang Wintang bagi, membawa Kanara sebagai pihak yang paling paham problem rumah tangga Wintang dan Sukma. Semakin dalam apa yang Kanara tahu, semakin tidak ada privasi antara mereka bertiga. Hingga pada akhirnya, Wintang mengemukakan ide gilanya; Kanara bisa menghamili Sukma. Ide itu ditolak keras oleh Kanara dan Sukma, tapi pada akhirnya ada celah di hati Sukma yang membuka jalan untuk Kanara masuk ke dalamnya. Membuat hati Sukma membagi nama di dalamnya, dua hati yang saling menggenggam Sukma dalam kondisi paling gila pada kisah cinta. Siapa yang akan menjadi satu-satunya di hati Sukma? Mawintang atau Kanara? ### Rated R (Restricted), signifies that the content is deemed unsuitable for children and requires parental guidance.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • De Andere Weg (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Villain's Mother
  • The Last Yes!
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Almost Married (END)
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Chasing Sanara

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines