Keinan Akira Wijaya, selalu hidup sebagai anak yang tidak pernah benar-benar diinginkan. Sejak adik bungsunya lahir, kasih sayang keluarganya perlahan menghilang-menyisakan dingin, tuntutan, dan kebencian yang terus menumpuk. Namun, di tengah semua itu, Keinan hanya punya satu pegangan: Arsena Pratama, tunangannya yang ia perjuangkan sendiri, meski cinta itu tak pernah berbalas.
Segalanya runtuh saat seorang gadis yang ia benci-yang diam-diam merebut perhatian Arsen-memfitnahnya. Keinan dituduh menyewa preman untuk melecehkan gadis itu. Tuduhan keji itu membuat Arsen, yang sejak awal tak pernah mencintainya, murka dan berpaling sepenuhnya. Di saat yang sama, keluarganya yang sudah muak menjadikannya kambing hitam atas segala kesalahan, termasuk insiden dengan adik bungsunya.
Terpojok, dihukum, dan kehilangan segalanya, Keinan mencoba melarikan diri. Tapi takdirnya justru berakhir lebih kejam-di tangan orang-orang yang seharusnya melindunginya. Tubuhnya dibuang ke jurang, seolah keberadaannya tak pernah berarti.
Namun kematian bukanlah akhir.
Keinan terbangun... delapan bulan sebelum semua tragedi itu terjadi. Saat Dua hari sebelum kelulusan SMA yang seharusnya menjadi akhir dari penderitaannya.
Kini, dengan ingatan yang utuh tentang pengkhianatan, cinta yang sia-sia, dan kematian yang mengenaskan, Keinan dihadapkan pada pilihan: tetap menjadi seorang yang haus pengakuan dan cinta... atau berubah menjadi seseorang yang tak lagi peduli pada siapa pun.
Akankah ia kembali memperjuangkan Arsen dan keluarganya?
Atau kali ini, Keinan akan memilih dirinya sendiri-dan membalas semua yang pernah menghancurkannya?
Karena di kehidupan kedua ini...
Keinan tidak berniat mati dengan cara yang sama.
All Rights Reserved