Deskripsi Cerita: "Bara janji nggak akan ninggalin Nana. Kita bakal bareng terus sampai maut memisahkan kita berdua." Janji itu diucapkan di bawah rintik hujan deras, saat sebuah jaket sekolah menjadi satu-satunya pelindung bagi dua bocah kelas 3 SD. Bagi Aruna ( Nana) , Jingga ( bara) bukan sekadar sahabat; ia adalah rumah, payung di kala badai, dan satu-satunya orang yang tidak pernah membiarkannya merasa kesepian saat orang tuanya terlalu sibuk dengan dunia mereka sendiri. Sepuluh tahun berlalu. Janji itu tidak luntur, justru semakin mengakar kuat. Dari sebuah jaket basah yang sempit, kini berubah menjadi payung biru yang melindungi mereka menuju kedewasaan. Dari sepeda tua yang berderak menembus hijaunya sawah, mereka mulai merangkai mimpi-mimpi besar: tentang langit yang ingin dijelajahi Bara sebagai pilot, dan tentang kesetiaan Nana yang akan selalu menunggunya mendarat. Namun, saat perasaan "deg-degan" yang asing mulai tumbuh di hati Nana, apakah persahabatan ini akan tetap menjadi tempat yang aman? Atau mungkinkah janji masa kecil itu justru menjadi beban saat dunia dewasa mulai menguji kesetiaan mereka? Ini adalah kisah tentang hujan, langit sore, dan dua manusia yang berjanji untuk tidak pernah saling melepaskan-apa pun yang terjadi nanti.
Plus d’Infos