We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
365 Hari Untuk Kakakku

365 Hari Untuk Kakakku

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 29, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"Katanya, satu tahun itu punya 31.536.000 detik. Tapi kenapa saat bersamamu, waktu rasanya hanya seperti satu kedipan mata?" Bagi Arlan, hidup adalah tentang melindungi. Bagi Alana, hidup adalah tentang mengikuti jejak sang kakak. Namun, semesta punya cara yang kejam untuk menguji sebuah ikatan. Sebuah vonis medis jatuh seperti petir di siang bolong: Arlan hanya punya waktu 365 hari. Alih-alih menyerah pada tangis, Alana menuliskan sebuah daftar. Sebuah daftar sederhana yang ia beri nama "365 Hari untuk Kakakku" : Melihat matahari terbit dari atas bukit. Makan mie instan di pukul dua pagi. Kembali ke rumah tua kakek. Menonton film sampai keduanya tertidur di sofa. Alana ingin mencuri setiap detik yang tersisa. Namun, saat tubuh Arlan mulai melemah dan napasnya mulai memberat, Alana tersadar, ternyata ia tidak sedang berpacu dengan daftar itu, melainkan berpacu dengan takdir yang tak pernah bisa ia menangi. Ini bukan hanya tentang kematian. Ini tentang bagaimana kita mencintai seseorang saat kita tahu kita akan kehilangan mereka.
All Rights Reserved
#87
perjuanganhidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines