Raindrop The Bloom

Raindrop The Bloom

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2026
••• Hujan mempertemukan mereka kembali. Alina yang mencari tempat berteduh, dan Moran yang berdiri diam di bawah langit kelabu, seolah dingin tak lagi berarti dibanding sepi yang tumbuh di dalam dirinya. Dua jiwa dari dunia yang berbeda, sama-sama membawa luka dari rumah yang tidak pernah benar-benar terasa sebagai rumah. Mereka dipertemukan oleh hujan, dan diam-diam mencari alasan untuk bertahan. Karena kadang yang paling menyakitkan bukan hujan... Melainkan kehilangan yang tidak pernah benar-benar pergi. ⛔FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA⛔ #moranalina_
All Rights Reserved
#319
foundfamily
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After the Fall
  • GALAKSI
  • Tsundere Maniak Susu
  • De Andere Weg
  • Perfect Sister
  • SERAPHIC
  • Halo Gus!!
  • The Lost Cael
  • 𝐃𝐈 𝐁𝐀𝐋𝐈𝐊 𝐊𝐀𝐂𝐀𝐌𝐀𝐓𝐀 [𝐁𝐋]✓
  • 𝐍𝐞𝐧𝐞𝐧 𝟐。⁠*⁠♡

Zein Alastair Lucien Ashton. Ketika dia masih kecil dan masih belum mengerti apa-apa, seluruh anggota keluarganya pergi meninggalkan dia untuk membawa kakak keduanya yang saat itu sakit parah berobat ke luar negeri dan dia ditinggalkan bersama para pekerja di rumah besar keluarga mereka. Zein tumbuh tanpa figure keluarga, hanya dibesarkan oleh para pelayan. Dia anak baik dan ceria meskipun tumbuh tanpa keluarganya. Mereka pulang sekali dalam beberapa tahun dan setiap kepulangan mereka langsung disambut dengan baik oleh Zein, namun mereka berubah... Entah karena tak lagi merasa sayang karena sudah lama tak bersama ataukah karena ada sosok yang lebih butuh daripada Zein. Hingga akhirnya setelah sebelas tahun berlalu, si anak tengah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Mereka memutuskan untuk pulang, mengejutkan Zein dengan kepulangan mereka sambil membawa banyak sekali hadiah untuk si bungsu dan berbagai rencana kegiatan yang akan mereka lakukan. Namun hari itu, saat mereka tiba... Tidak ada sambutan, tidak ada pelukan. Suasana rumah besar itu sepi tanpa kehadiran Zein. Mereka bertanya-tanya, ke mana anak itu pergi? Namun para pelayan hanya mengatakan bahwa sang tuan muda tak pernah pulang dalam waktu beberapa bulan terakhir. Bukan karena dia kabur dari rumah, bukan karena dia pergi untuk kebebasan dalam kenakalannya. Tapi dia pergi karena 'Mentalnya' harus mendapatkan perawatan. Sebuah kejadian di suatu hari yang suram membuat Zein kehilangan kewarasannya hingga semua pelayan memutuskan untuk mengirimnya ke sebuah tempat yang bernama 'Rumah Sakit Jiwa.' Dan lebih dari semua itu, keluarganya tidak mengetahui apa pun selama ini. #1Trauma🥇 #1Mental🥇 #1Keluarga🥇 #1Zein🥇 #1Brothership🥇 #1Bungsu🥇 #1Adik🥇 Ditulis pada Senin, 19 Januari 2026- Dipublikasikan pada Senin, 16 Maret 2026-

More details
WpActionLinkContent Guidelines