TERIMAKASIH, KIRANA.
Kirana Larasati Dewi, gadis lugu yang menyimpan lara sejak kecil. Hidupnya jauh dari kata bahagia-tidak ada tawa riang, pelukan hangat, atau warna-warna cerah yang biasa dimiliki anak seusianya. Dunia Kirana adalah bayangan kelam yang sunyi, sepi, dan penuh luka yang tak terlihat.
Hingga suatu hari, ia bertemu dengan seorang anak laki-laki seusianya. Tanpa ragu, anak itu memperkenalkan diri, dan Kirana-untuk pertama kalinya-menyambut seseorang dengan senyuman tulus. Sejak saat itu, dunianya mulai berubah. Warna mulai menyelinap masuk perlahan. Bersama anak itu, Kirana belajar tertawa, merasa aman, dan untuk sesaat... merasa hidup.
Namun segalanya kembali hitam putih saat ia harus pulang. Keluarga yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru menjadi bayangan yang menghapus semua warna. Dan Kirana pun kembali menelan lara yang tak pernah benar-benar pergi.