Detektip Cinta

Detektip Cinta

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2026
Di mata Sarah Wijaya, Raka Adhitama hanyalah sampah masyarakat yang sombong, belagu, dan paling menyebalkan di dunia. Cowok bad boy dengan rambut gondrong, jaket kulit, dan mobil sport itu memang gantengnya bikin cewek-cewek klepek-klepek, tapi mulutnya tajamnya minta ampun. "Aku cowok yang semua cewek pengen, tapi sayangnya... aku nggak peduli sama cewek kaku kayak kamu."
All Rights Reserved
#262
adult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Buku 2] Panduan Karakter Figuran Untuk Bertahan Hidup di Manga
  • [BL] Buah Ceri Saya Akan Meledak di Kiamat
  • Takdir Kedua Aska✅
  • My family is my happiness||ENGLOT
  • NOA (Boypussy)
  • CERITA SETELAH PERANG (SASUNARU)
  • Kehidupan Ketiga Cale Henituse
  • Jace's New Life [Transmigrasi]

Bagian 2 [Novel Terjemahan] [NO CP] "Akademi Kemampuan Tak Terbatas" Pada hari pertamanya di Akademi Kemampuan Tak Terbatas, siswa baru Kelas F, Su Bei membangkitkan kemampuan baru. Saat itulah ia menyadari bahwa dunia mereka sebenarnya adalah sebuah manga. Dan protagonis dari manga ini adalah teman sekelasnya, Jiang Tianming. Namun, itu bukan inti ceritanya. Inti ceritanya adalah bahwa di bab selanjutnya dari manga ini, dia, Su Bei, ditakdirkan untuk mati secara tragis di kamar kecil! Peristiwa ini akan menjadi awal dari tantangan pertama sang tokoh utama di akademi kemampuan. Su Bei: ... Satu-satunya kabar baik adalah bab manga ini belum diterbitkan. Dia dapat mengubah jalan cerita dan menyelamatkan dirinya dari nasib buruk melalui tindakannya. Seperti diketahui semua orang, berteman dengan tokoh utama tidak menjamin terhindar dari kematian yang ditimbulkan oleh alur cerita, tetapi menjadi musuh tokoh utama sudah pasti akan mengakibatkan kekalahan di tangan tokoh utama. Di bawah terik matahari, bocah berambut emas itu tersenyum sembarangan, namun ada sedikit kesungguhan di mata ungunya. "Menyambutmu atas nama takdir, orang yang paling tidak beruntung dari yang paling tidak beruntung di generasi ini~"

More details
WpActionLinkContent Guidelines