WHEN LOVE TURNS POISON

WHEN LOVE TURNS POISON

  • WpView
    LECTURAS 174
  • WpVote
    Votos 63
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, may 20, 2026
Di balik malam yang sunyi, seseorang mengawasi. Ia selalu ada. Lebih dekat dari yang seharusnya. Hadir tanpa suara. Tanpa jejak. Seolah menjadi bagian dari setiap langkah yang ia ambil. Semua terasa seperti kebetulan. Pertemuan yang tak disengaja. Bantuan yang datang di waktu yang tepat. Tapi... sejak kapan semuanya dimulai? Dan kenapa... dia tidak pernah benar-benar pergi? Start: 08/04/2026 Finish:
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Another Side
  • You're Mine✓
  • Crazy Eros (End)
  • KASTA
  • Long love story NaruHina
  • しぬ SHINU (COMPLETED)
  • THE DEVIL'S PARADISE [ON GOING]
  • Cute, but psycho [√]
  • Love Me
  • AGUERO

Berawal dari saat Evelyn membantu Joshua saat Masa Orientasi Siswa (MOS), dia tak menyadari bahwa kebaikannya telah menyalakan api obsesi dalam diri Joshua. ------------------------------ "Siapa pemilik kamu?" Evelyn menelan ludah, matanya berkaca-kaca saat bertatapan dengan Joshua yang menunggu jawabannya. Suara hatinya hampir tenggelam dalam rasa takut dan keraguan. Tapi tubuhnya terasa lemah, seolah sesuatu yang tak terlihat telah mengikatnya di tempat. "Joshua..." Jawab Evelyn, hampir berbisik. Senyuman lebar terbentuk di wajah Joshua, senyuman yang bukan hanya tentang kebahagiaan, tapi juga tentang kemenangan. Dengan cepat, dia menarik Evelyn ke dalam pelukannya, seolah takut gadis itu bisa melarikan diri kapan saja. Pelukan itu begitu erat hingga Evelyn hampir tidak bisa bernapas. Joshua menghirup aroma tubuhnya dengan rakus, mengklaim setiap inci dari dirinya. "Benar, Eve," bisik Joshua, suaranya dalam dan penuh hasrat. "Aku pemiliknya. Sekarang, nggak ada yang bisa rebut kamu dari aku lagi, Eve, nggak ada." Jemarinya perlahan menelusuri punggung Evelyn, menggenggamnya semakin kuat seolah meyakinkan diri bahwa gadis itu kini benar-benar miliknya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido