Tokoh Papan Atas!

Tokoh Papan Atas!

  • WpView
    Leituras 29
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, abr 11, 2026
⚠️Disclaimer!! Cerita ini original buatan saya sendiri🙏 "Untuk menjatuhkan seorang tiran, kau tidak bisa menjadi pahlawan. Kau harus menjadi kehancurannya." Erisbel Thorne adalah Jenderal Militer kesayangan publik sekaligus perisai bagi Presiden Ronald Brick Rowan. Namun di balik gaun merah maroon dan senyum formalnya, Eris adalah "Master"-pemimpin organisasi bayangan yang diisi oleh prajurit-prajurit mati yang dikhianati negara. Kini, dengan jabatan Menteri Pertahanan di tangannya, Eris memulai langkah kudeta paling halus dalam sejarah. Memanipulasi sang Presiden dari sampingnya, meretas sistem negara melalui pasukan hantunya, dan membungkam siapa pun yang mencoba mengungkap rahasianya. Di Istana Negara, pesta baru saja dimulai. Dan Eris sudah menyiapkan nisan untuk sang Presiden. "Panggil aku Jenderal jika kau ingin patuh. Tapi panggil aku Master, jika kau ingin selamat." Dilarang coppy!!
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bound to Him
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Defiant [END]
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • SHEA SANG FIGURAN
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Shadow in the Lab
  • Hello, Mr. Mafia!

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo