Rewrite With Me (1)

Rewrite With Me (1)

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2026
Hara Edelweiss, 15 tahun, belum tahu apa yang ingin ia lakukan dalam hidupnya. Sampai suatu hari, sebuah mimpi menghadirkan seorang laki-laki yang memanggilnya dengan lembut-dan meninggalkan dua huruf yang tak bisa ia lupakan. H.W. Sejak saat itu, Hara mulai menulis. Ia menulis tentangnya. Tentang laki-laki yang terasa begitu nyata, meskipun hanya hidup di dalam ceritanya. Namun suatu hari, saat tasnya dirampas di tengah jalan dan ia tak tahu harus meminta tolong kepada siapa lagi, Hara memanggil nama yang seharusnya tidak ada di dunia nyata. Dan seseorang benar-benar datang. Seorang laki-laki yang mengembalikan tasnya, menatapnya singkat, lalu berkata- "Tolong jaga dirimu ya." Siapa sebenarnya dia? Dan apakah mungkin seseorang yang hanya hidup di dalam cerita... bisa memilih hidup bersamanya?
All Rights Reserved
#438
author
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • Halo Gus!!
  • The Lost Cael (Selesai)
  • Figuran Tanpa Peran [END]
  • ARCHIO KENZO [ END ]
  • After the Fall
  • MUKTI AGUNG
  • The Girl Who Was Never Written
  • GALAKSI [HIATUS]
  • Tsundere Maniak Susu

Mati konyol ditabrak truk adalah satu hal, tapi terbangun sebagai tunangan seorang psikopat kaya raya adalah hal lain. Glacey terjebak dalam tubuh gadis yang ditakdirkan mati di tangan tunangannya sendiri, Elang. Masalahnya, Elang bukan sekadar tampan, dia adalah antagonis red flag berjalan yang terobsesi setengah mati pada si protagonis suci, Aurora. Saat Elang mengamuk dan menghancurkan apartemen karena cinta tak berbalas, Glacey tidak menangis ketakutan. Baginya, setiap vas bunga yang pecah adalah peluang emas. "Elang, kalau uangmu jadi beban untuk mendapatkan cinta Aurora yang sederhana, buang saja padaku. Aku rela menderita demi kekayaanmu!" Di antara ancaman pembunuhan yang mendebarkan dan momen kemesraan Elang-Aurora yang membuatnya mual, Glacey sibuk menguras brankas, mengoleksi Rolex, dan mengisi Black Card. Rencananya sederhana: Kumpulkan uang sebanyak mungkin, lalu kabur sebelum plot kematian menjemputnya. Namun, mampukah Glacey tetap menjadi "bayangan" saat Elang mulai curiga kenapa tunangannya jauh lebih mencintai emas batangan daripada nyawanya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines