DEAR! ROOMMATE

DEAR! ROOMMATE

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 19, 2026
"Kan papa yang berhutang, kenapa Jero yang harus mengerti?" Agung tertawa kecut, benar-benar tak habis pikir akan mendebati putranya sendiri. Sangat ironi. "YOU'RE SELFISH!" "Well, I am!" Jawab Jero dengan lantang. "Apapun keinginan kamu, bagaimanapun perasaan kamu saat ini, keadaan tetap memaksakan kita untuk bertindak secepat mungkin. Keputusan papa sudah bulat, kita akan pindah. Termasuk sekolahmu." Saat semua kemewahan itu ditarik paksa, yang tersisa hanyalah seorang anak bernama Arliyo Jeremmy-remaja berusia delapan belas tahun dengan gaya hidup setinggi langit. Bagaimana jadinya jika makhluk air dengan gaya elit ini harus tinggal di asrama pinggiran kota dan bertahan di sana demi keberlangsungan karirnya? Mampukah ia bertahan di saat roda kehidupannya sedang berada di titik terendah? • • • • • • credit poster💳: Pinterest
All Rights Reserved
#175
schoollife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lady Mafia [TERBIT]
  • Ini Kinanti Mas [21+]
  • Dari Sapi ke Takdir Baru
  • Jadi kekasih sang protagonis?(senyuman yang memudar)
  • Bapak Toxic? not Anymore
  • SEMESTA [On Going]
  • HURTS [ TAEKOOK/VKOOK ]
  • Kamu Hanya Milikku
  • The Elder Council ( RionCaine)

Mati karena tersedak Boba? Sungguh itu cara yang memalukan bagi Zora, pembunuh bayaran profesional dari organisasi 'Crimson Viper'. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Rosalind von Astley-seorang putri Duke yang cantik, manja, dan sedang berada di ambang kebangkrutan karena hobi belanjanya yang gila. Rosalind dibenci semua orang, termasuk tunangannya sendiri, Grand Duke Samuel von Valerius, sang "Dinding Besi" yang dingin dan kejam. Zora hanya ingin satu hal: Hidup malas, mewah, dan pensiun dengan tenang. Tapi rencana itu berantakan saat Samuel mulai mencurigai perubahan "calon istrinya". mengapa gadis manja yang biasanya menangis histeris, sekarang bisa menumbangkan pembunuh bayaran. "kau bilang kau hanya suka uang, Rosalind. tapi kenapa saat kau memegang senjata, matamu terlihat lebih hidup daripada saat melihat tumpukan emas?" Bagi Zora, cinta itu mahal. tapi nyawa musuh? Harganya hanya sepuluh ribu koin emas per kepala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines