Tentang tujuh jiwa yang berkejaran dengan waktu, namun memilih untuk berhenti sejenak di bawah langit yang sama.
Kita seringkali terlalu tergesa-gesa mendefinisikan "selamanya", seolah-olah masa muda adalah sebuah monumen yang abadi. Padahal, persahabatan bukanlah tentang kesamaan langkah, melainkan tentang bagaimana tujuh pasang kaki tetap berani berpijak meski bumi di bawah mereka mulai retak oleh kedewasaan.
Bagi mereka-tujuh remaja yang terikat oleh tawa dan luka yang disamarkan-setiap hari adalah sebuah fragmen yang belum selesai. Mereka menyadari bahwa dunia tidak pernah berjanji untuk tetap utuh, dan waktu adalah pencuri yang paling mahir. Namun, di antara sisa-sisa hari yang kian menipis, mereka berbisik pada semesta:
"Jangan habiskan semua duka dan tawa kita hari ini. Sisakan sedikit debar, sisakan sedikit rahasia. Simpan cerita ini untuk esok, agar kita punya alasan untuk kembali bertemu saat fajar menyapa."
__________
Cover Mentahan : Pinterest
● 100% karya mimin
● Dilarang plagiat keras dalam bentuk apapun!
All Rights Reserved