About Hirva
Hirva, seorang wanita pengangguran yang kerjaan setiap harinya adalah membaca novel.
Uang yang ia habiskan hanya untuk memenuhi ruanganya dengan buku-buku tebal. Menjadi dunianya tersendiri. Umurnya 22 tahun, orang tuanya yang memilih merantau ke luar negeri membuat hidupnya menjadi sangat sepi.
Ia adalah 4 bersaudara. Anak ke-3, yang memilih untuk hidup sendiri. Ke-2 kakak nya yang sudah pergi dengan keluarganya masing-masing. Meninggalkan dirinya dan adik laki-lakinya untuk hidup mandiri. Ralat, tanpa perhatian.
Kadang tugas kuliah yang semakin membuat otak kecilnya Meledak membuatnya memilih membaca novel romance dengan cerita klise yang entah mengapa masih betah untuk ia baca.
Karena lelah, Hirva tertidur di atas sofa meninggalkan ruangan yang begitu berantakan, dengan banyaknya sampah yang menumpuk di bawah meja, lantai, sampai di atas kasur. Barang-barang yang di simpan sembarangan, serta baju cucian yang menumpuk. Menambah kesan berantakan dari mental dan ruanganya.
Dan, saat ia bangun. Ia mendapati dirinya berbeda. Suaranya, tubuhnya, bahkan wajahnya. Dan ia menamai itu anugerah kehidupan untuknya.
Hingga ia tahu, bahwa kesadarannya terdampar di sebuah buku fiksi yang baru saja ia tamatkan.
Kesepianya, menjadi aksi dalam menyelasaikan misi untuk menghindari takdir kematian seorang figuran.
Kejadian yang menimpa dirinya, membuatnya sadar dan memutuskan untuk mengubah kehidupan itu, menjadi kehidupan yang ia inginkan.
-
-
And sebelum baca jangan lupa follow + vote nya ya..
-
-
Happy reading guys.