Rantau, Luka dan Kamu

Rantau, Luka dan Kamu

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 9, 2026
Nadira memilih merantau bukan karena rumahnya tak lagi hangat, melainkan karena ia ingin belajar berdiri di atas kakinya sendiri. Di kota asing, ia datang dengan luka lama, harapan baru, dan hati yang masih belajar sembuh. Sampai akhirnya ia bertemu Arkan-lelaki dingin pemilik bengkel, anak keluarga terpandang yang tak mudah didekati, tapi diam-diam selalu hadir di saat Nadira hampir runtuh. Di antara jarak, luka, dan rasa yang tumbuh perlahan, Nadira harus memilih: tetap bertahan di rantau yang mengubah hidupnya, atau pulang sebelum hatinya benar-benar jatuh terlalu dalam. © Original story by zhwrites_ Cerita ini murni hasil ide dan tulisan penulis. Dilarang menyalin, mengunggah ulang, mengadaptasi, atau mengambil sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin!!! Jika menemukan cerita ini di platform lain selain Wattpad akun zhwrites_, maka itu bukan unggahan resmi. Terima kasih sudah menghargai karya dengan tidak plagiat. 🤍
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MUKTI AGUNG
  • GALAKSI [HIATUS]
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Girl Who Was Never Written
  • The Lost Cael (Selesai)
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • ARCHIO KENZO [ END ]
  • Halo Gus!!
  • Figuran Tanpa Peran [END]
  • After the Fall

(Manipulatif, redflag) Terjadi penggerebekan di sebuah desa terpencil yang jauh dari kota, para warga desa berbondong-bondong mendatangi sebuah rumah saung yang terletak ditengah hamparan sawah yang ditumbuhi jagung. Laura berusaha menjelaskan, bahwa tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Mukti di rumah saung itu, namun tidak ada satupun yang mempercayai ucapannya, bahkan kedua orang tuanya pun tak percaya. Diam-diam, Mukti tersenyum melihat keputusasaan Laura, mungkin dikampung ini, hanya gadis itu yang tau bagaimana gilanya dia. "Rantai bernyawa ini, bakal susah dilepasin neng." bisik Mukti di telinga Laura.

More details
WpActionLinkContent Guidelines