DIPTA
  • WpView
    Reads 8,766
  • WpVote
    Votes 1,106
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 10, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Grief and Bereavement
Discrimination and Bullying
Mental Health and Neurodiverse
Dipta lahir dari dua dunia yang tak pernah benar-benar saling memeluk. Di satu sisi, darah kekuasaan mengalir dari keluarga ayahnya, nama besar, jabatan tinggi, dan citra sempurna di mata publik. Di sisi lain, ibunya membawa masa lalu yang tak pernah selesai, sebuah luka yang bahkan tak punya nama untuk dipanggil. Di tengah itu semua, Dipta tumbuh ... sendirian. Rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang, justru terasa seperti ruang kosong tanpa suara. Ayahnya terlalu sibuk menjaga citra, ibunya terlalu sibuk melupakan masa lalu. Dan Dipta? Ia belajar diam sebelum sempat didengar. Namun luka tak pernah benar-benar hilang. Masa kecil yang direnggut, tubuh yang pernah dikhianati, dan hati yang hanya ingin dicintai dengan sederhana. Saat akhirnya ia menemukan seseorang untuk disebut "rumah" dunia kembali merenggutnya. Cinta itu pergi, memilih kehidupan yang lebih "diterima". Di usia 22 tahun, Dipta berdiri di ambang kelelahan yang tak bisa dijelaskan. Dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia berhenti mencari tempat pulang. Karena mungkin ia tak pernah benar-benar punya tempat pulang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karma {M-preg}
  • Sebelah Luka
  • Popcorn Duren [End]
  • Be Mine [END]
  • I Married an Enemy [End]
  • My Rival Is My Ex [Completed]
  • Atur aja bang!? [Farraz-Cana] End
  • Pada akhirnya, Aku memilihmu lagi
  • My Desire To Love My Step Brother (BXB) TAMAT
  • Mas Ardan - [ MPREG ] BxB [ BL ] [SELESAI]

Alis pemuda itu terangkat. Dia menatap Radev dari ujung rambut sampai ke kaki. "Adek gua punya temen modelan gini ternyata." Siapa sangka yang dihadapi Radev sekarang, tuh, abangnya Wira. Kemaren-kemaren perasaan gak pernah ketemu, tiba-tiba hari ini udah ada aja. Mana sok iya banget gayanya, jujur aja Radev agak berasa kaya ngaca pas liat sifat abangnya Wira ini. "Dih, Si Wira punya abang modelan gini ternyata." Radev mengembalikan omongan abangnya Wira. Kejadian setelahnya mereka malah saling tatap tajam, hawa-hawanya udah mau berantem. © Cybelyn11

More details
WpActionLinkContent Guidelines