Before Midnight

Before Midnight

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 16, 2026
Bagi dunia, Sienna Calaluna Arundhati hanyalah bayangan samar di tengah riuhnya koridor sekolah, Ketenangan yang ia bangun mendadak terusik saat sebuah kotak misterius mendarat di depan pintunya. Di dalamnya, beralaskan kain satin hitam, sepasang sepatu kaca berkilauan membawa sebuah peringatan "Wear this. But remember, leave before midnight." Di malam itu, Ia menjelma menjadi pusat semesta di tengah pesta , membius setiap pasang mata dengan kecantikan nya. Namun, tepat saat jam berdentang dua belas kali, keajaiban itu menagih harganya. Sihir itu tidak hanya luruh ia menghapus setiap jejak kehadiran Sienna dari ingatan semua orang. Seolah-olah, malam itu hanyalah sebuah glitch dalam sistem yang tak pernah terjadi. Keesokan harinya, Sienna kembali menjadi asing. Ia kembali menjadi gadis tak kasat mata di pojok kelas. Dunianya kembali normal, atau setidaknya itu yang ia pikirkan, sampai Skala Dewa Bimantara berdiri di hadapannya. Mata Skala justru terkunci pada bekas cakaran kucing di punggung tangan Sienna. Satu-satunya detail yang gagal dihapus oleh keajaiban mana pun. "Lo lari cepet banget tadi malem," suara Skala rendah "Ada yang ngejar, atau lo emang lagi nyoba jadi Cinderella?"
All Rights Reserved
#52
cinderella
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines